Baru Tayang, Getih Ireng Langsung Jadi Tontonan Nomor Satu di Netflix

Welcome TV Film horor terbaru bertajuk Getih Ireng tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta film Indonesia. Baru beberapa hari dirilis di platform streaming Netflix, film ini langsung merangsek naik dan menyusul puncaki daftar terpopuler hari ini. Capaian tersebut tentu bukan tanpa alasan. Atmosfer mencekam, cerita yang sarat misteri, serta balutan budaya lokal yang kental membuat Getih Ireng tampil berbeda dari film horor kebanyakan.

Sinopsis Getih Ireng

Getih Ireng berkisah tentang seorang perempuan muda bernama Sari yang terpaksa kembali ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun merantau di kota. Kepulangannya bukan tanpa alasan. Ia mendapat kabar bahwa sang ibu sakit keras dan rumah peninggalan keluarganya terancam dijual karena terlilit utang.

Namun, sejak pertama kali menginjakkan kaki di desa tersebut, Sari mulai merasakan kejanggalan. Warga terlihat tertutup dan enggan berbicara banyak tentang masa lalu keluarganya. Rumah tua yang ia tinggali pun menyimpan aura kelam yang sulit dijelaskan. Pada malam-malam tertentu, Sari mendengar suara tangisan dan langkah kaki di lorong rumah, meski ia yakin hanya tinggal seorang diri.

Teror semakin menjadi ketika Sari menemukan fakta bahwa keluarganya memiliki hubungan dengan sebuah ritual kuno bernama “Getih Ireng,” sebuah praktik mistis yang konon dilakukan untuk meminta perlindungan sekaligus kekayaan. Ritual tersebut menuntut tumbal darah dari garis keturunan sendiri. Sejak ritual itu terhenti secara tiba-tiba puluhan tahun lalu, kutukan dipercaya menghantui keluarga mereka.

Seiring berjalannya waktu, Sari menyadari bahwa sakit yang diderita ibunya bukan penyakit biasa. Ada kekuatan tak kasatmata yang perlahan menggerogoti tubuh dan jiwanya. Untuk menghentikan kutukan tersebut, Sari harus mengungkap rahasia kelam masa lalu keluarganya, termasuk keterlibatan ayahnya yang telah lama menghilang secara misterius.

Film ini membawa penonton pada perjalanan penuh teka-teki, di mana batas antara realitas dan dunia gaib terasa semakin tipis. Setiap adegan dibangun dengan ketegangan yang konsisten, menghadirkan kejutan demi kejutan hingga klimaks yang emosional.

Daya Tarik yang Membuatnya Trending

Kesuksesan Getih Ireng hingga menyusul posisi teratas daftar trending Netflix tidak lepas dari beberapa faktor penting. Pertama, kekuatan cerita yang mengangkat unsur budaya lokal menjadi nilai tambah tersendiri. Ritual dan mitos yang diangkat terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, sehingga menghadirkan rasa horor yang lebih membumi.

Kedua, sinematografi film ini digarap dengan apik. Permainan cahaya yang minim, tone warna gelap, serta tata suara yang intens berhasil menciptakan atmosfer mencekam sejak awal hingga akhir. Penonton dibuat larut dalam suasana desa yang sunyi, seolah-olah ikut merasakan teror yang dialami tokoh utama.

Ketiga, pendalaman karakter yang kuat membuat emosi penonton ikut terlibat. Sari tidak hanya digambarkan sebagai korban teror, tetapi juga sosok perempuan tangguh yang berusaha mematahkan kutukan keluarganya. Konflik batin yang ia alami menjadi salah satu elemen paling menyentuh dalam film ini.

Horor dengan Lapisan Drama Keluarga

Berbeda dari film horor yang hanya mengandalkan jumpscare, Getih Ireng menawarkan lapisan drama keluarga yang cukup kental. Penonton diajak memahami latar belakang konflik, trauma masa kecil, hingga keputusan-keputusan keliru yang dilakukan generasi sebelumnya.

Konsep “dosa turunan” menjadi tema sentral yang diangkat. Film ini seolah ingin menyampaikan bahwa rahasia yang disembunyikan terlalu lama dapat berubah menjadi bom waktu. Kutukan dalam Getih Ireng bukan sekadar makhluk menyeramkan, melainkan simbol dari kesalahan masa lalu yang belum terselesaikan.

Pendekatan inilah yang membuat film terasa lebih emosional dan tidak sekadar menakut-nakuti. Banyak penonton mengaku tersentuh oleh hubungan antara Sari dan ibunya, terutama saat kebenaran mulai terungkap satu per satu.

Respons Penonton dan Media Sosial

Sejak tayang, Getih Ireng ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet memuji alur ceritanya yang tidak mudah ditebak. Beberapa adegan bahkan disebut-sebut sebagai salah satu momen horor paling mencekam tahun ini.

Tak sedikit pula yang membagikan teori mereka tentang makna di balik ritual “Getih Ireng.” Diskusi yang berkembang di berbagai platform membuat film ini semakin viral dan menarik minat penonton baru. Efek word of mouth terbukti ampuh mendongkrak posisinya hingga menyusul puncaki daftar terpopuler di Netflix.

Akhir yang Menggugah

Tanpa membocorkan terlalu banyak detail, klimaks film ini menyajikan pilihan sulit yang harus diambil Sari. Ia dihadapkan pada dilema antara mengorbankan dirinya demi mengakhiri kutukan atau membiarkan lingkaran kelam itu terus berlanjut ke generasi berikutnya.

Akhir cerita yang emosional sekaligus terbuka memberi ruang bagi penonton untuk menafsirkan makna sebenarnya dari “Getih Ireng.” Apakah kutukan benar-benar berakhir, atau justru hanya berubah wujud? Pertanyaan tersebut menjadi bahan diskusi panjang usai film selesai ditonton.

Layak Masuk Daftar Tontonan

Dengan kombinasi cerita kuat, atmosfer mencekam, serta pesan moral yang mendalam, tak heran jika Getih Ireng berhasil mencuri perhatian dan menyusul menjadi tontonan nomor satu hari ini di Netflix. Film ini bukan hanya menyajikan ketakutan, tetapi juga refleksi tentang keluarga, rahasia, dan konsekuensi masa lalu.

Bagi penggemar horor dengan sentuhan drama psikologis, Getih Ireng menjadi pilihan yang layak untuk masuk daftar tontonan. Siapkan mental dan jangan menonton sendirian, karena teror yang dihadirkan mungkin akan terus terbayang bahkan setelah layar dimatikan.

Facebook Twitter Instagram Linkedin Youtube